MUKOMUKO — Upaya percepatan penurunan angka prevalensi stunting di Kabupaten Mukomuko terus menunjukkan hasil konkret. Melalui skema pendanaan kreatif yang terkoordinasi di portal SICERDAS, sebanyak lima perusahaan perkebunan kelapa sawit terkemuka menandatangani komitmen kemitraan senilai total Rp 850.000.000.
Kerja sama ini melibatkan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA), Dinas Kesehatan Kabupaten Mukomuko, dan konsorsium perusahaan yang mencakup PT Agromuko, PT Sapta Sentosa Jaya Abadi, PT Daria Dharma Pratama, PT Alno Agro Utama, serta dukungan Bank Bengkulu.
Intervensi Terpadu di 25 Desa Lokus Stunting
Dana komitmen yang disepakati dialokasikan secara spesifik untuk mengatasi akar masalah gizi buruk dan sanitasi anak balita di 25 desa prioritas:
- 1Pengadaan Alat Ukur Antropometri Standar Kemenkes
Menjamin akurasi pemantauan tinggi dan berat badan anak di posyandu desa sehingga potensi gagal tumbuh dapat terdeteksi sejak dini.
- 2Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Berbahan Pangan Lokal
Pembiayaan paket makanan bergizi tinggi kaya protein hewani telur dan ikan selama 90 hari berturut-turut untuk 450 balita dengan status gizi kurang.
- 3Revitalisasi Sarana Fisik Posyandu dan Sanitasi Air Bersih
Perbaikan gedung posyandu, pengadaan filter air bersih, dan jamban sehat terpadu di permukiman sekitar lingkar perkebunan sawit.
- 4Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dan Edukasi Pola Asuh
Pelatihan komunikasi perubahan perilaku bagi 125 kader posyandu dan bidan desa dalam mengedukasi ibu hamil dan keluarga muda.
"Intervensi stunting tidak bisa hanya mengandalkan APBD yang terbatas siklusnya. Dengan kolaborasi terarah melalui SICERDAS, penanganan gizi balita dapat bergerak cepat dan terukur dampaknya," ungkap Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko.
Transparansi Penyaluran Melalui Modul Realisasi SICERDAS
Setiap tahapan pencairan dana, pendistribusian paket pangan, dan progres renovasi fisik posyandu dicatat secara transparan pada modul realisasi SICERDAS. Publik dan manajemen perusahaan dapat memantau serapan dana serta jumlah balita yang berhasil naik berat badannya secara berkala.
Dampak Jangka Panjang bagi Kesejahteraan Masyarakat
Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata bahwa keberadaan industri perkebunan sawit mampu berjalan beriringan dengan perbaikan kualitas hidup masyarakat lokal, mewujudkan generasi penerus Mukomuko yang sehat, cerdas, dan tangguh.
Lihat capaian realisasi program kesehatan masyarakat ini secara lengkap pada menu Transparansi Realisasi Program atau daftarkan perusahaan Anda di Pendaftaran Mitra.